Photo
Selain cinta,mungkin ini alasan kenapa pagi delapan bulan terakhir ini jauh lebih hangat dari biasanya.

Selain cinta,
mungkin ini alasan kenapa pagi delapan bulan terakhir ini jauh lebih hangat dari biasanya.

Text

Hati yang luka atas cinta yang (seharusnya) paling sejati.

Jauh sebelum ini semua…
Bahkan ketika aku hanya mengerti bahwa  tak akan pernah ada cinta yang begitu menyejukan selain dirimu, tak akan pernah ada cinta yang begitu sejati selain dirimu. Aku hanyalah seorang gadis yang menjadikanmu raja dalam hatiku.

Hati yang begitu mencintaimu, mengharapkanmu dalam sepanjang hidupku telah hancur bersama kepergianmu.
Sesekali kau hadir lalu menjadikanku putri yang merasa paling bahagia sepanjang hari itu bahkan disaat beberapa kali kau hadir tepat di hari ulang tahunku dengan bingkisan merah muda kesukaanku.

Kau jugalah satu-satunya pria yang begitu paling menakjubkan buatku, aku selalu merasa aman dan bahagia bila ada disampingmu.
Membawaku kedepan teman-temanmu dan memujiku sampai aku tak tau harus berkata apalagi.

Tapi,
Seluruh hal manis itu seperti hilang berganti rindu yang kau jelang dengan kepergianmu.
Kau menjauh … meninggalkanku dengan semua yang kuanggap adalah yang paling membahagiakan selama ini.
Kau, Pria yang sebelumnya begitu aku kagumi berubah seperti sebuah pisau yang siap membunuhku berulang-ulang kali setiap semua kenangan kita datang.

Entah apa sebab yang pasti, yang ku tau kau memiliki hati yang (mungkin) nyaris mati karena melakukan semua ini. Aku masih terlalu kecil untuk memahami semuanya bahkan saat ini setelah berbelas-belas tahun setelah kejadian itu, aku masih tetap gadismu yang tidak mengerti kenapa akulah yang kau tinggalkan disaat aku seharusnya hidup dan menjalani hari-hariku bersamamu.
Aku bahkan tidak tertarik untuk mecoba mengerti semua ini lebih dalam, karena selain kerinduan mungkin kebencian itu juga akan datang lalu mematikanku dengan air mataku yang mengurai namamu.

Dimanapun kamu sekarang berada, sebenci apapun aku.
Seluka apapun hati ini kau buat, aku masih menyelipkan namamu setiap doaku … setiap aku bercumbu dengan Tuhan dalam setiap lafas doaku yang mengobati semua risauku.
Aku mencintaimu dengan rindu dan kebencian yang tidak bisa kucegah.

Mungkin selain aku, selain rasa sakitku ada dua hal yang merasakan sakit yang lebih atas kepergianmu itu.
Ibuku dan keluarga kecil kita, Ayah.

“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”.

Audio

Hal manis lainnya selain cinta; belasan anak yang selalu menungguku setiap pagi.

Photo
Aulia Hafiz Abdullah, kesayangannya aku ~~~~(/-.-)/

Aulia Hafiz Abdullah, kesayangannya aku ~~~~(/-.-)/

Text

Kepadanya, kekasih baik hati.

Selamat malam, Maret dan seluruh hal tentangmu yang begitu menjerat.
Ini bukanlah tentang kamu yang melulu hadir dengan segenap kebaikan hatimu, ini bahkan jauh lebih dari itu.

Terimakasih, Kekasih baik hati.
Terimakasih atas waktu yang sudah kau jelang hampir tiga tahun untukku.
Untuk segela kesabaran dan kesukaranmu menghadapi perempuan seperti aku, terimakasih selalu menyediakan waktu untuk segala keluh kesahku berhari-hari selama ini.

Sebelum ada kamu,
aku adalah perempuan yang tidak pernah percaya tentang merah-jambunya asmara atau haru-birunya kerinduan.
aku juga salah satu perempuan yang selalu menilai kalau tidak ada pengorbanan yang tidak berharap sesuatu.
aku pun juga salah satu diantara mereka yang selalu menyumpah serapah cinta yang selalu membuat merah mata gadis-gadis setelah semalaman suntuk menukarkan malam dengan air mata atas rasa pilu karena pasangannya.


Kepadanya, kekasih baik hati.
Kau bukan malaiakat yang tidak memiliki kesalahan tapi kau memiliki hati serupa kapas yang begitu pandai melembutkan sisi kasar perempuan sepertiku.
Kau juga hanya seorang laki-laki yang tak pernah lupa menenangkanku dalam setiap keterburu-buruanku.
aku mencintaimu.

kelak nanti, rahimmu akan melahirkan bayi-bayi serupa wajahku yang akan memenuhi rumah kita dengan teriakan ‘papa-mama." Katamu suatu ketika. Kalimat yang paling manis yang pernah kudengar sepanjang cerita kita.

Terimakasih telah menitipkanku perasaanmu yang begitu tinggi mencintai ‘kita’. Aku percaya Tuhan tidak akan membiarkan kita luka dengan memisahkan kita. Selamanya, tetaplah menjadi kekasih baik hati.

Text

Hati mati

Ada hati yang memang sengaja dibiarkan hancur demi menjaga hati yang lain tetap utuh, hati terkadang justru butuh kehati-hatian yang lebih untuk menjaga bahwa bukan hati kita yang dipilih untuk mati,

Sebelum kamu, hidup tidak pernah sekemelut ini.
Hidup sudah serupa langit senja diatas kepala anak kecil yang mebiarkan balon warni-warni menjulang tinggi, seperti perasaan yang pernah aku tinggikan berulang kali atas namamu,

Aku pernah menjadikan ‘kita’ sebagai dongeng pengantar tidur, dimana saat terlelap aku justru menemukan kita yang lebih hangat serupa jacket merah muda yang kau hadiahi untukku tahun lalu.
Aku pernah mengagumkan ‘kau dan aku’ layaknya cerita cinta yang paling abadi dan tidak mengenal kata perpisahan.

Aku selalu jadi orang yang paling bahagia sepanjang tahun selama bersamamu.

Sampai akhirnya,
akulah yang kau pilih mati dalam hubungan yang sudah mati-matian aku jaga dlm kehati-hatian.

Quote
"Beberapa orang disadarkan dengan perpisahan setelah sekian lama tertidur dengan kebersamaan. Setelah itu; ‘kita’ hanyalah kenangan."
Quote
"Ada yang sebenarnya ‘pelaku’ tapi seakan-akan mengemas cerita sebagai ‘korban’, lalu seolah bingung bagaimana caranya bangkit dari luka."
Text

Semoga bahagia

Malam terus berulang tanpamu dan namamu selalu terulang setiap malamku.Sesekali rindu membangunkanku hanya sekedar membuatku pilu krna malamku tidak lagi hangat tanpa lingkar lenganmu yang biasa mengunciku dari rasa yang tak pernah ingin kubiarkan padam.

Dua malam sebelum ini,
akulah hati yang paling hancur kau hempaskan dari tingginya harapan yang pernah kau bangun atas nama cinta.
jarak yang kau katakan adalah hal tebesar diantara kita hanya semata jalan keluarmu menuju hati yang lain.
hati yang mungkin sudah menjanjikan kau surga lain selain hati yang selama ini kau katakan surga terindah; aku.

Semoga bahagia.
aku memang perempuan yang paling terluka oleh semuanya.
aku memang perempuan yang menangisimu dlm rindu yang menjeratku setiap malam dan entah sampai kapan.
terlepas dari itu, percayalah: hati yang kau tinggalkan ini adalah hati yang paling menunggu kepulanganmu.

i love you, sayang :’)

Text

SAJAK PEDIH

Kau pernah menjadi satu-satunya yg aku agungkan..
Sampai aku lupa, aku tidak lagi memberi jarak pada fikiran dan perasaan..
Aku pernah bahagia dan sakit karena mu, kekasih hati yang mati krna dusta.
Aku pernah hampir mati saat aku sadar: kenyataan tidak sepaham dengan angan dan mimpiku.

Pada satu dua puisi yang pernah ku cipta di awal kasih kemarin..
Kau adalah satu-satu pemegang peranan tokoh terpuji didalamnya.
Sampai aku harus mengerti, hidup tidak seindah puisi-puisi ciptaanku.
Ada Tuhan, yang mempunyai cerita lebih sadis bahkan dari film kematian yg pernah ku tonton.

Hari ini…
Aku menanggalkamu dari hati yg kau tinggalkan ini..
Aku beterimakasih atas kisah kasih kita yg paling mengharubiru sepanjang sejarah hidupku.
Maafkan aku, aku haru meludahi semua kata manis yg ku buat sendiri untukmu.
Kau yang tak lagi pantas ku cinta.

-repost 21 desember 2012, on blog: Catatan Seorang Alnas-